Enam Emiten Biayai Rumah Subsidi 16,49 Triliun
Enam emiten bank yang tercatat di BEI membiayai rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) senilai Rp 16,49 triliun sepanjang Januari-September 2022. Penyaluran pembiayaan KPR berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) itu setara 148.473 rumah. Subsidi FLPP disalurkan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bekerja sama dengan para bank penyalur. Dalam rentang waktu itu terdapat 35 bank menjadi penyalur FLPP. Enam emiten bank penyalur FLPP teratas itu mencakup PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), termasuk unit usahanya, BTN Syariah. Lalu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten Tbk (Bank BJB), termasuk BJB Syariah. Lalu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri).
“Tahun 2022, kami menargetkan
penyaluran FLPP sebanyak 170
ribu unit atau 85% target
pemerintah yang sebesar 200 ribu
unit,” kata Haru Kusmahargyo,
dirut BTN kepada Investor
Daily, di Jakarta, baru-baru ini.
Sepanjang Januari hingga 7 Oktober
2022, BTN menjadi penyalur FLPP
terbesar, yakni 100.244 rumah setara 64,11% total
unit yang disalurkan per akhir September 2022, senilai Rp 11,12
triliun atau 64,03% total FLPP.
Penyaluran bank berkode saham
BBTN itu mencakup konvensional
Rp 9,01 triliun setara 80.954 unit,
sedangkan skema syariah Rp 2,11
triliun setara 19.290 unit.
“Tahun ini, penyaluran FLPP
kami relatif stabil, justru untuk yang
nonsubsidi kami perkirakan tumbuh
sekitar 8%,” ujar Haru. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023