Truss Tolak Pangkas Tunjangan Untuk Danai Kenaikan Pajak
PM Inggris Liz Truss memicu pertikaian di Partai Konservatifnya, Selasa (4/10). Ia menunjukkan, dirinya dapat membatasi kenaikan pembayaran tunjangan
di bawah tingkat inflasi yang melonjak,
seiring langkah-langkah mencari
cara mendanai rencana pertumbuhan
terkait pemangkasan pajaknya.
Semenjak berkuasa pada 6 September, Truss mengalami masa
penuh gejolak mulai dari pertama
kali harus menyampaikan kabar duka
nasional atas kematian Ratu Elizabeth
II hingga perilisan paket ekonomi
Inggris yang langsung mengguncang
pasar keuangan.
Truss dan Menkeu Kwasi Kwarteng tengah
berusaha mengeluarkan Inggris dari
masa 10 tahun stagnasi ekonomi,
lewat kebijakan 45 miliar pound pemotongan pajak yang tidak didanai pada
23 September. Mereka juga berjanji
menderegulasi ekonomi demi memicu
pertumbuhan.
Akan tetapi pada Senin (3/10), Truss
dan menkeu Inggris harus tunduk
terhadap tekanan untuk membatalkan
kebijakan yang sangat memecah belah,
yakni menghilangkan tarif tertinggi
pajak penghasilan untuk golongan berpenghasilan tertinggi. Dan sekarang
mereka langsung mengerjakan rincian
lengkap dari rencana itu serta bagaimana keduanya mampu memberikan
tanpa meninggalkan lubang besar menganga dalam keuangan publik negara. (Yoga)
Tags :
#Ekonomi InternasionalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023