Adu Konten di Bisnis Video on Demand
Minat masyarakat
Indonesia yang tinggi terhadap dunia digital dan internet memunculkan beragam
layanan berbasis digital. Salah satunya adalah layanan media streaming
digital atau video on demand (VoD) dengan jumlah pengguna yang terus
meningkat. Salah satu pemain, HOOQ Indonesia, jumlah subscriber-nya meningkat
2,5 kali lipat dalam setahun terakhir. Saat ini, HOOQ memiliki 40 juta
subscriber. Segmen terbesar pelanggan HOOQ berusia 20-35 tahun. Mereka terus
melakukan akuisisi pelanggan baru dengan beragam strategi, mulai dari
menyasar pelanggan prabayar seluler, pelanggan broadband kabel hingga
pelanggan super apps seperti Grab untuk bisa menggunakan video. Sedangkan
Netflix menggarap segmen penonton yang lebih luas. Keunggulan Netflix
terletak pada berbagai jenis tayangan untuk semua kalangan. Saat ini, Netflix
memiliki 151 juta pelanggan secara global. Pelanggan tersebut bisa memilih
konten berkualitas tinggi, baik dalam bentuk film, serial, animasi, tayangan
keluarga, dokumenter, stand up hingga tayangan interaktif.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023