;

Deras Aliran Modal Jalan Tol Trans Sumatera

04 Oct 2022 Tempo
Deras Aliran Modal Jalan Tol Trans Sumatera

PT Hutama Karya (Persero) masih akan mendapat penyertaan modal negara (PMN) bernilai jumbo untuk pengerjaan jalan tol Trans Sumatera. Dirut Hutama Karya, Budi Harto, mengatakan ruas yang beroperasi lebih dulu harus secepatnya disambungkan demi sejumlah tujuan. Salah satunya sebagai penyumbang pemasukan untuk perseroan. Hingga saat ini, baru 547 kilometer jalan tol Trans Sumatera yang sudah beroperasi, sementara target panjang totalnya 2.812 kilometer. “Potensi panjang yang terbangun dengan PMN terbaru Rp 7,5 triliun adalah 38 kilometer, ” ucap Budi dalam rapat di Komisi Keuangan DPR, kemarin. Kemarin, pengajuan PMN 2022 periode kedua dari Hutama Karya akhirnya direstui Dewan. Bila digabung dengan pengajuan periode pertama, Rp 23,8 triliun, perusahaan mendapat duit dari kas negara sebesar Rp 31 triliun pada tahun ini, rekor PMN terbesar di kalangan perusahaan pelat merah. 

Untuk pengerjaan jalan tol Trans Sumatera, pemerintah sudah mengalirkan PMN Rp 52,3 triliun kepada manajemen Hutama Karya sejak 2015 hingga tahun lalu. Perseroan hanya absen mengajukan PMN pada 2017-2018. Nilainya pun meningkat sejak tiga tahun lalu: sebesar Rp 10,5 triliun pada 2019, Rp 11 triliun pada 2020, serta Rp 25 triliun pada 2021. “Penyerapannya sudah 92 %, untuk pembangunan 13 ruas dan biaya detail engineering design (DED),” tutur Budi. Manajemen masih menanti pencairan PMN yang sudah diketok palu pada tahun ini. Sebagian besar penyertaan modal berbentuk tunai dari cadangan pembiayaan, tapi ada juga yang berupa pemanfaatan aset properti. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :