BERSINERGI REDAM INFLASI TINGGI
Prediksi inflasi meninggi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi per 3 September lalu telah terbukti. Indeks harga konsumen (IHK) pada September 2022 tembus 5,95% (year-on-year/YoY), jauh lebih tinggi ketimbang Agustus sebesar 4,69%. Malah, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan tingkat inflasi pada Oktober 2022 bakal lebih tinggi. Selain energi, bahan makanan juga memiliki daya dorong besar inflasi. Tak ayal, pemerintah dan otoritas moneter pun kini dituntut kembali meracik strategi lanjutan untuk mencegah inflasi kembali meninggi. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memacu sinergi dengan pemerintah daerah dalam menangkal lonjakan IHK. Sejauh ini pemerintah memang telah menyiapkan proteksi untuk menahan lesatan IHK. Alokasi perlindungan sosial disiapkan senilai Rp24,17 triliun. Anggaran subsidi dan kompensasi pun mencapai Rp502 triliun.
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023