Seret Investor Surat Utang
JAKARTA-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan terjadi penurunan minat investor asing terhadap surat utang negara (SBN). Hal ini tercermin dari derasnya aliran keluar modal dari pasar obligasi partai besar tersebut. Kondisi itu, menurut Sri Mulyani, terjadi akibat sikap bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, yang kian ketat menaikkan suku bunga acuan. "Bond holder asing terhadap surat berharga Indonesia mengalami penurunan," kata Sri Mulyani saat konferensi pers secara virtual, Senin, 26 September 2022. Berdasar catatan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan kepemilikan di SBN senilai total Rp161,75 triliun. Angka ini telah melampaui total pelepasan kepemilikan asing SBN sepanjang tahun lalu, yang hanya Rp143,69 triliun. Kinerja surat utang berharga tersebut turun dibanding kinerja tahun lalu. Rata-rata penawaran yang masuk dalam lelang SBN sepanjang 2021 mencapai Rp 56,77 triliun. Pemerintah memenangkan rata-rata Rp18,97 triliun dalam setiap lelang. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023