Ekonomi Digital 2030 Capai Rp 4.531 Triliun
JAKARTA, ID – Ekonomi digital Indonesia berpotensi tumbuh hingga delapan kali lipat, melesat dari Rp 632 triliun tahun 2020 ke Rp 4.531 triliun tahun 2030. Bila benar terealisasi, Indonesia bakal menjadi negara dengan nilai ekonomi digital tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Pangan menjadi salah satu sektor yang masih memiliki ruang lebar untuk masuk ke dalam ekonomi digital. “Pertumbuhan ekonomi digital melompat delapan kali lipat, dari kira-kira Rp 632 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp 4.531 triliun pada tahun 2030,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka acara BUMN Startup Day di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (26/09/2022). Selain Menteri BUMN Erick Thohir, turut mendampingi Presiden dalam pembukaan BUMN Startup Day adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Penjabat Gubernur Banteng Al Muktabar, serta Ahmed Zaki Iskandar. Presiden menjabarkan, dalam sektor pangan terdapat setidaknya tiga aspek yang bisa disasar oleh para pelaku usaha rintisan Indonesia, yakni produksi, distribusi, dan pemasaran. “Di sini ada peluangnya semua. Urusan produksinya ada, urusan distribusinya ada, urusan pasarnya ada semua peluangnya,” kata dia. (Yetede)
Tags :
#Digital Ekonomi umumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023