Bunga Tak Segera Naik, Bangkit Optimis KPR Masih Prospek
JAKARTA, ID – Kalangan bankir optimistis penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) tahun ini tetap tumbuh, karena bank tidak akan langsung merespons penaikan suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate/BI7DRR) dengan menaikkan suku bunga kredit. Perbankan membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk mentransmisikan kenaikan BI7DRR ke dalam suku bunga kredit. Bank pun memberikan suku bunga promo KPR yang menarik. Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Kamis (22/9) menaikkan BI7DRR sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,25% yang merupakan kali kedua penaikan suku bunga acuan tahun ini. Sebelumnya (23 Agustus), BI menaikkan BI7DRR sebesar 25 bps menjadi 3,75%. Sementara itu, data BI mencatat penyaluran KPR per Agustus 2022 mencapai Rp 614,7 triliun atau tumbuh 7,4% secara year on year (yoy). Dihubungi secara terpisah, Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Aestika Oryza Gunarto mengatakan bahwa kinerja bisnis KPR masih tumbuh positif memasuki kuartal ketiga ini. “Per Agustus 2022 pertumbuhan KPR BRI year to date sebesar 7,66% dan year on year sebesar 10,45%,” ucap Aestika. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023