;

RAPOR PEREKONOMIAN DAERAH DI MASA PANDEMI

Ekonomi Yoga 23 Sep 2022 Kompas
RAPOR
PEREKONOMIAN
DAERAH
DI MASA
PANDEMI

Tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan bangkit dan terkoreksi ke angka 3,69 %, belum setinggi angka pertumbuhan sebelum pandemi yang berada di kisaran 5 %, tetapi sudah cukup impresif dan memberikan optimisme untuk peningkatan selanjutnya. Namun, jika pertumbuhan ekonomi dilihat ke level provinsi, terlihat pola yang tidak sepenuhnya sama mengikuti kondisi nasional seperti itu. Hampir semua provinsi (31 dari 34 provinsi) ikut mengalami kontraksi ekonomi pada tahun 2020. Hanya 3 provinsi yang tetap mengalami pertumbuhan positif, yaitu Sulteng (4,86 %), Maluku Utara (5,35 %), dan Papua (2,39 %). Dari 31 provinsi yang mengalami kontraksi ekonomi tersebut, 20 provinsi angkanya lebih  rendah dibandingkan kontraksi nasional. Artinya, kontraksi terjadi tidak terlalu dalam.

Kontraksi ekonomi yang paling dalam dialami Provinsi Bali dengan pertumbuhan minus 9,33 %. Bali bersama enam provinsi di Pulau Jawa menjadi episentrum penyebaran kasus Covid-19 di Tanah Air. Provinsi-provinsi ini paling terpukul karena jumlah penduduk terkonsentrasi di pulau ini dan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan bisnis sehingga dengan mobilitas masyarakat yang tinggi sangat rentan terhadap penularan virus. Akibatnya, perekonomian yang paling terpukul diawali dari Pulau Jawa dan Bali. Bali menerima dampak terberat dari terpukulnya ekonomi karena ia menjadi pusat industri pariwisata Indonesia. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :