;

TRIK TOPANG KREDIT KONSUMSI

Ekonomi Hairul Rizal 19 Sep 2022 Bisnis Indonesia (H)
TRIK TOPANG KREDIT KONSUMSI

Bank-bank punya pekerjaan rumah penting untuk menjaga kinerja kredit konsumer tetap moncer lantaran permintaan yang diramal surut seiring risiko kenaikan inflasi. Apalagi, bagi bank-bank yang selama ini amat mengandalkan bisnis dari kredit untuk keperluan konsumtif tersebut. Kendati demikian, sejumlah bank tetap optimistis dapat menjaga kinerja penyaluran kredit ke depan, salah satunya dengan masuk ke ekosistem digital. Jika dicermati, gelagat penurunan permintaan kredit konsumer salah satunya terbaca dari hasil Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan yang dilansir Bank Indonesia. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan rumah tangga atau konsumsi diperkirakan turun. Kelompok pembiayaan kepada rumah tangga ini memiliki porsi hampir 48% dari total kredit perbankan nasional yang sampai Juli 2022 tercatat sebesar Rp6.143,7 triliun. Dari survei tersebut, minat debitur untuk mengakses pinjaman dalam 3 bulan—6 bulan ke depan cenderung turun. Perihal kondisi tersebut, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. Yuddy Renaldi mengatakan bahwa upaya menggenjot pertumbuhan kredit terus dilakukan oleh perseroan dengan melakukan penetrasi ke ekosistem digital. Menurutnya, strategi tersebut sangat membantu mendongkrak pertumbuhan fee based income dan serta perolehan laba perseroan. Namun, dia menegaskan sejauh ini kinerja penyaluran kredit konsumsi secara tahunan masih bagus.


Download Aplikasi Labirin :