Bijak Sikapi Pinjaman Daring Sebelum Berinvestasi
Dengan kemajuan teknologi, saat ini masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mengakses fasilitas pinjaman, salah satunya melalui platform peer to peer lending atau pinjaman daring (online). Selain itu, ada juga fitur paylater di platform e-dagang yang merupakan layanan untuk menunda pembayaran atau berutang yang wajib dilunasi pada kemudian hari. Namun apabila tidak disikapi dengan bijaksana, hal itu dapat memperburuk kondisi keuangan. Langkah-langkah agar bijak ,menyikapi pinjaman daring, yaitu; Pertama, memiliki alasan kuat untuk mengambil pinjaman daring. Khusus untuk investor, tidak disarankan untuk mengambil margin investasi yang biasanya ditawarkan oleh sekuritas untuk menambah modal investasi saham ataupun trading berjangka. Kewajiban membayar biaya bunga dan pengembaliannya membuat investor awam harus sangat jeli dalam memilih emiten ataupun produk yang harus bisa cair saat jatuh tempo.
Kedua, memahami bahwa tingkat suku bunga pinjaman daring relatif lebih tinggi daripada pinjaman perbankan secara umum. Secara psikologis, peminjam melakukan pertimbangan berdasarkan nominal rupiah yang dibayarkan. Walau sepertinya kecil, tetapi jika dihitung secara matematis, biaya bunga pinjaman berkisar 10 - 25 % per 14 hari. Oleh karena itu, saat berani mengambil pinjaman daring, termasuk paylater, pastikan agar dapat membayar tagihan pinjaman utuh saat jatuh tempo, untuk menghindari denda administrasi ataupun biaya bunga yang ditetapkan secara harian. Ketiga, memahami batasan pinjaman sesuai kemampuan finansial. Keempat, memahami kontrak ataupun perjanjian terkait pembayaran dan tingkat suku bunga yang dikenakan. Selain biaya bunga, ada biaya administrasi lain yang akan menambah jumlah pembayaran balik dari pinjaman online. Kelima, kemungkinan kejadian tidak nyaman juga timbul apabila terjadi kemacetan atas pembayaran pinjaman. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023