Kredit di Sektor Agri dan Migas Meningkat
Penyaluran kredit ke sektor komoditas tumbuh cukup pesat sepanjang semester pertama tahun ini. Pertumbuhan kredit di sektor ini jadi salah satu penyebab likuiditas valuta asing (valas) bank banyak tersedot di tahun ini.
Direktur Keuangan Bank Central Asia (BCA) Vera Eve Lim mengatakan, sektor perkebunan merupakan salah satu penopang pertumbuhan kredit korporasi BCA yang naik tinggi hingga Juni 2022.
Bank BNI juga mencatatkan pertumbuhan kredit valas, terutama dari sektor pengolahan dan komoditas. Namun, Novita Widya Anggraini, Direktur Keuangan BNI tidak merinci total pertumbuhan kredit BNI di masing-masing sektor. "Pertumbuhan kredit BNI hingga Agustus, baik dalam rupiah maupun valas, tumbuh positif secara year to date," kata Novi, kemarin (14/9).
Sekretaris Perusahaan BRI, Aestika Oryza Gunarto menjelaskan, permintaan kredit terbesar pada sektor agribisnis, infrastruktur, transportasi, minyak dan gas serta energi dan tambang. Sektor-sektor ini menyumbang 66,17% terhadap total kredit valas.
Tags :
#KeuanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023