Pamor Dollar AS Naik Dikerek Spekulasi Kenaikan Bunga Fed
Pamor dollar Amerika Serikat kembali meningkat. Laju inflasi AS yang lebih tinggi dari proyeksi analis membuat pelaku pasar berasumsi The Fed akan menaikkan bunga lebih tinggi.
Akibatnya, sejumlah mata uang tertekan terhadap dollar AS. Salah satunya yen. Kemarin, mata uang ini sempat mencapai level terendah dalam 24 tahun di ¥ 144 per dollar AS. Di pukul 20.51 WIB kemarin, yen kembali menguat dan bertengger di level ¥ 142,87 per dollar AS.
Analis DCFX Futures Lukman Leong sepakat mengatakan, potensi kenaikan suku bunga AS menjadi salah satu penyebab dollar AS kembali naik pamor. Meski bukan di posisi puncak, kemarin indeks dollar AS berada di 109,51, turun 0,28% dari hari sebelumnya. Namun naik 18,29% secara tahunan. Artinya, sepanjang tahun ini, dollar AS cenderung naik terhadap rata-rata mata uang berbagai negara.
Tags :
#Mata UangPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023