The Fed Bisa Hentikan Agretivitas Suku Bunga Dalam Tiga Tahap
LONDON, ID – The Federal Reserve (The Fed) dapat dipaksa menjauh dari jalur penaikan suku bunga agresif dalam tiga tahap. Para pelaku pasar memperkirakan bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut bakal menaikkan lagi suku bunga 75 basis poin (bps) untuk ketiga kalinya dalam pertemuan kebijakan moneter pekan depan. Berbagai pejabat The Fed pun telah menegaskan kembali komitmen Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) dalam beberapa pekan terakhir, untuk mengendalikan inflasi. Namun percepatan kenaikan suku bunga untuk meredam gejolak pasar terputus dari realitas ekonomi yang dihadapi oleh banyak orang. “Periode percepatan kenaikan suku bunga yang telah kita lihat sejauh ini telah berdampak pada ekonomi riil, karena sudah menekan biaya pinjaman bagi rakyat yang sesungguhnya, bagi konsumen yang sebenarnya. Sedangkan untuk (Wall) Street secara umum, secara historis uang masih murah dan leverage tetap tinggi dalam sistem. Kemudian catatan pembukuan The Fed masih sedikit di bawah US$ 9 triliun, dua kali lipat dari apa yang terjadi pada periode pandemi dan sejak krisis keuangan tahun 2008,” demikianpenjelasan Prins, yang juga penulis buku “Permanent Distortion: How the Financial Markets Abandoned the Real Economy Forever” kepada CNBC. (Yetede)
Tags :
#USAPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023