2025, Kelangkaan Chip Semi Konduktor Baru Teratasi
JAKARTA, ID — Lonjakan permintaan akan mobil baru pascapandemi tidak dimbangi oleh pasokan. Ketidakseimbangan supply-demand ini terjadi di seluruh dunia dan kondisi itu disebabkan oleh kelangkaan chip semikonduktor. Negara penghasil chip semikonduktor lebih mengutamakan pasar dalam negerinya. Kelangkaan bahan utama untuk perlengkapan mobil itu diperkirakan baru bisa teratasi tahun 2025. Negara penghasil chip semikonduktor yang terbesar di dunia adalah Taiwan. Perusahaan Taiwan menguasai sekitar 50% pasar semikonduktor dunia. Berikutnya adalah Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, dan Amerika Serikat. “Memang banyak negara berupaya menambah produksi, namun pembangunan pabrik baru maupun penyiapan tenaga ahlinya membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun. Ini membuat kelangkaan chip semikonduktor kemungkinan baru bisa teratasi tiga tahun lagi,” kata pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu kepada Investor Daily, Kamis (8/9/2002). (Yetede)
Tags :
#OtomotifPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023