Memacu Akselerasi Penghiliran
Sektor komoditas, khususnya pertambangan, belakangan menjadi salah satu penopang penting pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu tak lepas dari berkah kenaikan harga dan permintaan komoditas yang masih terjadi. Sejumlah kalangan pun menilai momentum tersebut semestinya dapat dioptimalkan untuk memacu penghiliran guna menciptakan nilai tambah, sehingga memperkuat struktur produk domestik bruto (PDB) yang selama ini didominasi konsumsi dan investasi. Penghiliran juga digadang-gadang mendongkrak investasi, sehingga struktur PDB lebih kokoh. Sebab, jika ditelusuri, kendati realisasi investasi terus tumbuh, rupanya kontribusi terhadap struktur PDB berada dalam tren penurunan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kontribusi investasi yang tecermin pada pembentukan modal tetap bruto (PMTB) pada PDB kuartal II/2022 hanya 27,13%, lebih rendah dibandingkan dengan kuartal I/2022 yang mencapai 30,44%, maupun dibandingkan dengan kuartal II/2022 yang mencapai 29,85%. Namun, penghiliran bukannya tanpa kendala. Beragam tantangan harus dihadapi oleh pelaku usaha. Fadhil Hasan, Ekonom Senior Indef, mengatakan bahwa penghiliran masih harus menghadapi persoalan teknologi yang belum sepenuhnya dikuasai oleh pelaku usaha nasional. Selain itu, skala ekonomi dari produk hasil penghiliran juga masih belum tercapai.
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023