;

Indonesia Menjauh dari Resesi

Ekonomi Yoga 05 Sep 2022 Kompas
Indonesia Menjauh dari Resesi

Pertumbuhan PDB triwulan II-2021 sebesar 3,51 % (year-on-year/yoy) dan meningkat menjadi 5,02 % triwulan IV-2021. Kemudian, triwulan I-2022 sebesar 5,01 % dan triwulan II-2022 mencapai 5,44 %. Kinerja ekonomi nasional memperlihatkan pertumbuhan yang konsisten dalam kurun waktu setahun terakhir sehingga Indonesia bisa dikatakan mampu melewati berbagai ujian berat semenjak munculnya pandemi Covid-19 pada 2020. Kondisi ekonomi global yang pasang surut dan memperlihatkan ketidakpastian akibat berbagai faktor ternyata tak jadi penghalang lajunya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dimungkinkan karena keberhasilan meracik bauran kebijakan ekonomi makro dan moneter, yang memenuhi aspek 3T: tepat waktu, tepat kebijakan, dan tepat sasaran.

Di belahan lain dunia, mulai muncul kembali risiko resesi. AS sebagai ekonomi terbesar mengalami  kontraksi di triwulan I dan II-2022, masing-masing minus 1,6 % dan minus 0,9 %. Bagi Indonesia, dunia yang saat ini sedang mengalami risiko stagflasi karena laju inflasi yang sangat tinggi dibarengi tren pertumbuhan ekonomi yang terus menurun bisa memicu pelemahan ekspor dan menghambat investasi. Inflasi yang terus melaju cepat perlu terus dimonitor dan tak bisa dianggap enteng karena dampaknya sangat dahsyat bagi pelaku usaha dan masyarakat. Meningkatnya harga barang tidak hanya mengurangi daya beli masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan pengangguran dan kemiskinan. Pemerintah dapat menyiapkan berbagai rencana bauran kebijakan mulai dari sekarang, yang memenuhi aspek 3T: tepat kebijakan, tepat waktu, dan tepat sasaran. Dengan demikian, kebijakan-kebijakan itu nantinya dapat langsung dieksekusi apabila situasi yang diskenariokan benar-benar terjadi. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :