Inflasi Inti 2022 Bisa Menembus 4%
Komponen inflasi inti menjadi penyumbang terbesar Indeks Harga Konsumen (IHK) Agustus 2022. Bahkan, meski pada Agustus IHK terjadi deflasi, inflasi komponen inti masih naik baik secara bulanan maupun tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Agustus 2022 terjadi deflasi sebesar 0,21% secara bulanan atau
month on month
(mom). Alhasil, secara tahunan tercatat inflasi 4,96%
year on year
(yoy). Dengan andil sebesar 0,24%, komponen inti mencatatkan inflasi 0,38% secara bulanan dan 3,04% yoy. Angka itu lebih tinggi ketimbang Juli 2022 yang tercatat inflasi 0,28% mom dan 2,86% yoy.
Menurut Kepala BPS Margo Yuwono naiknya inflasi inti Agustus 2022, sejalan naiknya harga beberapa barang seperti sewa rumah, dan mobil.
"Inflasi inti ini mencakup 711 komoditas, dan dengan meningkatnya inflasi inti, menunjukkan permintaan bagus karena daya beli masih baik. Cakupan komoditas komponen ini cukup besar," kata Margo, Kamis (1/9).
Apalagi, tingkat inflasi umum tahun 2022 sudah melampaui batas atas target BI dan pemerintah yang sebesar 4% yoy. "Tentu saja, dengan mengontrol harga barang dan jasa ini bisa membantu pemerintah menekan inflasi yang juga bisa memengaruhi daya beli masyarakat," tambahnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023