MANUVER BANK AMANKAN KREDIT
Kenaikan suku bunga acuan membuat kalangan perbankan ancang-ancang menyiapkan mitigasi untuk mengawal kinerja penyaluran kredit tahun ini. Apalagi, Bank Indonesia diprediksi bakal kembali menaikkan suku bunga acuan guna meredam risiko lonjakan inflasi di masa mendatang. Alhasil, strategi penyaluran kredit oleh perbankan pun diuji. Sebab, cepat atau lambat kenaikan suku bunga acuan bakal menjalar ke suku bunga kredit yang berisiko mengerem permintaan pinjaman. Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Supari menuturkan perseroan telah mengantisipasi kenaikan bunga acuan pada tahun ini dan mempersiapkan strategic response untuk dapat menjaga profitabilitas. “Dari sisi aset BRI akan terus fokus dan memperkuat komposisi pinjaman yang memiliki yield yang optimal yaitu pada segmen UMKM khususnya mikro dan saat ini juga didukung segmen ultramikro sebagai sumber pertumbuhan baru,” katanya, Rabu (24/8). Optimisme menyongsong bisnis ke depan diusung oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menurut Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rudi As Aturridha, perseroan merespons positif keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebagai kebijakan antisipatif terhadap potensi inflasi ke depan. Bagi bank-bank jumbo, kenaikan suku bunga acuan memang tak serta-merta mengerek suku bunga simpanan dan kredit. Penyesuaian bunga simpanan dan kredit belum dilakukan dalam waktu dekat lantaran likuiditas dan margin keuntungan mereka masih terjaga.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023