Krisis Pasokan Energi di Eropa Membuat Euro Tak Berdaya
Kejayaan mata uang euro makin memudar. Kini, nilai tukar euro justru sudah lebih rendah ketimbang dollar Amerika Serikat (AS).
Per pukul 20.33 WIB kemarin, euro dihargai US$ 0,9944 per euro. Sehari sebelumnya, kurs euro tutup di US$ 0,9943 per euro, yang merupakan nilai tukar terlemahnya sekitar 20 tahun terakhir.
Bila dihitung dalam rupiah, kurs euro sekarang cuma setara Rp 14.736,54 per euro. Bandingkan dengan dollar AS yang mencapai Rp 14.838 per dollar AS.
Nilai tukar euro merosot akibat kekhawatiran pasar akan terjadinya krisis energi di benua biru tersebut. Terhentinya pasokan gas Rusia ke Eropa dinilai bisa membuat ekonomi Eropa resesi.
Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, harga gas alam di Eropa Senin lalu naik lebih dari 13% ke level tertinggi enam bulan terakhir. Ini terjadi setelah Rusia berencana menghentikan aliran gas lewat pipa Nord Stream.
Kekhawatiran terhadap langkah The Fed menaikkan suku bunga secara agresif juga muncul menjelang pidato Gubernur The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole pekan ini.
Tags :
#Mata UangPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023