PalmCo Bidik Dana IPO Rp 5-10 T
JAKARTA, ID – Rencana pemerintah mendirikan PalmCo dan menjadikannya perusahaan terbuka melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dengan target dana Rp 5-10 triliun merupakan keputusan yang tepat. Kehadiran subholding sawit PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Group itu akan berdampak positif bagi industri sawit nasional, pasar saham domestik, pemerintah, BUMN, dan masyarakat. Apalagi PalmCo akan mengintegrasikan seluruh perkebunan sawit BUMN dan disiapkan menjadi perusahaan sawit terbesar di dunia. Di satu sisi, PalmCo dapat memerankan fungsi inti-plasma dan menjadi penjamin pembelian (offtaker) sawit rakyat, sehingga perusahaan itu dapat menjalankan public service obligation (PSO) atau domestic market obligation (DMO) untuk stabilisasi harga minyak goreng di dalam negeri yang selama ini kerap bergejolak. Dengan demikian, BUMN dapat berperan lebih besar dalam industri kelapa sawit dan turunannya. Di sisi lain, kehadiran PalmCo akan meningkatkan daya saing perusahaan BUMN atau anak BUMN terhadap perusahaan swasta, baik di dalam negeri maupun di level global. PalmCo juga bisa menjadi rujukan (benchmark) bagi pengintegrasian unit-unit bisnis di holding BUMN. (Yetede)
Tags :
#SawitPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023