MEMOMPA DAYA TARIK BURSA
Tonggak 45 tahun reaktivasi pasar modal Indonesia yang akan diperingati hari ini, Rabu (10/8), diwarnai dengan catatan gemilang. Salah satunya adalah animo tinggi investor dan korporasi untuk masuk ke bursa saham. Hal tersebut diyakini menjadi momentum bagi otoritas pasar modal untuk terus berbenah guna mendorong kinerja bursa dengan memacu pendalaman pasar, menambah ragam produk, hingga meningkatkan perlindungan serta literasi investor. Catatan positif yang ditorehkan pasar modal Indonesia salah satunya tercemin dari kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG). Sepanjang tahun berjalan 2022, IHSG menguat 7,92% year-to-date ke level 7.102,88. Performa indeks komposit itu menjadi paling perkasa di antara bursa regional bahkan Asia Pasifik yang mayoritas memerah, kecuali Singapura yang menguat 4,72% dan India yang naik tipis 1,03% sepanjang tahun berjalan 2022. Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, mengatakan self regulated organization (SRO) akan menggandeng seluruh stakeholder pasar modal untuk memacu pendalaman pasar, baik dari sisi produk maupun investor. Senada, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan BEI merupakan Bursa di Asean dengan pencatatan saham baru terbanyak selama 4 tahun berturut-turut hingga 2021.
Tags :
#Pasar ModalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023