EKONOMI HIJAU, SDM dan Teknologi Menjadi Tantangan
Kapasitas SDM dan penguasaan teknologi masih menjadi tantangan program pembangunan ekonomi hijau di Indonesia. Pelaku industri juga membutuhkan dukungan fiskal dan nonfiskal dari pemerintah dalam hal penggunaan energi bersih. Menurut Direktur Lingkungan Hidup Bappenas Medrilzam, target serapan tenaga kerja baru sebanyak 1,8 juta orang hingga 2030 membutuhkan kompetensi tertentu, khususnya di sektor industri energi terbarukan. ”Selain tantangan kapasitas SDM dan penguasaan teknologi, ada hal lain yang tak kalah penting, yaitu investasi,” ujarnya, Senin (8/8), di Jakarta.
Untuk mendukung terwujudnya industri hijau, Deputi Bidang Promosi dan Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan menambahkan, pemerintah harus siap memberikan dukungan, salah satunya dengan memasok energi bersih untuk listrik industri. Strategi itu sudah disiapkan kendati realisasinya tak mudah, khususnya terkait dana. Apalagi, ketergantungan Indonesia terhadap komoditas batubara juga masih tinggi. Selain untuk memasok konsumsi listrik dalam negeri, juga sebagai sumber pemasukan utama negara. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023