PROYEK STRATEGIS NASIONAL : KERETA CEPAT MENANTIKAN PMN
PT Kereta Api Indonesia masih menunggu pencairan penyertaan modal negara sebesar Rp4,1 triliun untuk menambal pembengkakan biaya atau cost overrun proyek kereta cepat Jakarta—Bandung. VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Joni Martinus mengatakan bahwa penyertaan modal negara (PMN) yang telah mendapatkan lampu hijau DPR masih dibahas dengan Kementerian Keuangan. “Saat ini masih dalam pembahasan teknis dengan Kementerian Keuangan. PMN tersebut akan digunakan oleh konsorsium Indonesia yaitu PSBI untuk menutupi cost overrun dari sisi ekuitas,” katanya, Kamis (4/8). Menurutnya, dukungan negara melalui PMN sangat penting untuk menjalankan penugasan dari pemerintah dalam rangka penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) itu. Saat ini, progres investasi proyek kereta cepat Jakarta—Bandung telah mencapai 85%, sedangkan progres fisiknya telah mencapai 79%. Sebelumnya, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan keterlambatan pencairan PMN bisa berdampak pada keterlambatan penyelesaian proyek PSN itu. Dia memprediksi arus kas KCIC akan bertahan sampai dengan September 2022.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023