;

Dunia Makin Dekat Menuju Malapetaka

Ekonomi Yuniati Turjandini 23 Jul 2022 Tempo (H)
Dunia Makin Dekat Menuju Malapetaka

Awal April 2016, lebih dari 100 media massa lintas negara segera serentak mempublikasikan Panama Papers, proyek kolaborasi  riset dan peliputan investigasi yang bersumber dari bocoran dokumen rahasia Mossack Fonseca. Firma hukum asal Panama. Dikoordinasi oleh International Consortium of Investigative Journalist  (ICIJ), publikasi Panama Papers menguak praktik lancung perusahaan-perusahaan cangkang di negara-negara suaka pajak yang menjadi kedok konglomerat, politikus kondang, selebritas, olahragawan, hingga buronan kejahatan keuangan. Kala itu, Tempo, sebagai satu-satunya media di  Indonesia yang bergabung dalam proyek Panama Papers, turut mengungkapkan sederet Taipen dan  poltikus papan atas diantara ratusan warga negara Indonesia yang mendirikan perusahaan cangkang lewat Mossack Fonseca. Kendati pemerintah berikrar akan menindaklanjuti skandal Panama Papers, sejauh ini hanya Harry Azhar yang terkena sanksi ringan berupa teguran oleh Mahkamah Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan. Kala itu, Harry yang menjabat Ketua BPKK, tercatat memiliki perusahaan cangkang di British Virgin Islands.  (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :