Bursa Asia Catatkan Kenaikan Indeks
Indeks saham pada beberapa bursa Asia pada umumnya mencatatkan angka terbaik dalam sepekan terakhir. Kenaikan itu terjadi menyusul kenaikan indeks di Wall Street, AS. Akan tetapi, kenaikan indeks itu bukan pertanda optimisme akan perekonomian yang menguat, melainkan hanya bersifat siklikal. Meski demikian, kenaikan itu tetap memperlihatkan sinyal kebaikan secara temporer. Tapas Strickland, seorang analis, mengatakan, data Juli 2022 tetap tergolong rapuh walau terjadi penyesuaian musiman. Tiga indeks utama di Bursa Saham New York menunjukkan kenaikan pada penutupan perdagangan, Kamis (21/7). Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 32.036,90 poin atau naik 0,51 %. Indeks gabungan Nasdaq ditutup menjadi 12.059,62 poin atau naik 1,36 %. Indeks saham Gabungan NYSE ditutup menjadi 14.871,14 poin atau naik 0,63 %.
Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) Jakarta naik 0,33 % menjadi 6.886,962 poin. Kenaikan serupa terjadi di bursa saham Tokyo yang ditutup menjadi 27.914,66 poin atau naik 0,40 %. Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 0,2 % menjadi 20.609,14 poin dan indeks STI Singapura naik 0,92 % menjadi 3.181,34 poin. Akan tetapi, kenaikan tidak terjadi di bursa saham Sydney, Wellington, Shenzen, dan Seoul. Di Eropa, bursa saham juga mencatatkan pekan terbaik dalam dua bulan pada Jumat seiring meredanya kekhawatiran akan suplai energi. Pasokan gas Rusia kembali mengalir setelah terhenti karena perawatan rutin. Investor yang khawatir tentang kenaikan suku bunga tinggi dan krisis politik di Italia sedikit tenang. (Yoga)
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023