Bunga Naik, Cuan Juga Makin Menarik
Dana kelolaan reksadana terproteksi masih menanjak. Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dana kelolaan reksadana terproteksi periode Juni mencapai Rp 109,71 triliun, naik 5,44% dibanding Mei. Angka ini juga lebih tinggi 4,63% dibanding akhir tahun 2021.
Kenaikan ini antara lain didukung kinerja pasar obligasi yang jadi aset reksadana. Di Juni kemarin, imbal hasil obligasi korporasi dan obligasi negara rata-rata meningkat.
Selain itu, menurut Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana, kenaikan dana kelolaan reksadana terproteksi juga didorong maraknya penerbitan obligasi korporasi bulan lalu. Obligasi korporasi yang baru-baru ini diterbitkan mengalami kenaikan kupon dibanding tahun sebelumnya, serta jauh di atas bunga deposito.
Analis menilai, reksadana terproteksi juga menarik bagi investor ritel. Jumlah investor ritel di reksadana terproteksi juga meningkat.
Kinerja reksadana terproteksi tahun ini akan naik terdorong sentimen kenaikan kupon obligasi. "Kenaikan suku bunga memaksa perusahaan menerbitkan obligasi dengan kupon lebih tinggi," ujar Rudiyanto, Direktur Panin Asset Management, kemarin.
Tags :
#BungaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023