Smartfren Balikkan Rugi Rp397 M Jadi Laba Rp 25 Miliar
PT Smartfern Telecom Tbk (Fren) mencetak lonjakan laba bersih 106% dengan membalikkan posisi rugi bersih Rp 397 miliar menjadi laba bersih Rp25 miliar pada kuartalI-2022 secara tahunan year on year (yoy). Pencapaian ini diraih setelah selama 14 tahun perseroan membangun bisnis investasi US$4,5-5 miliar. "Kalau kita bicara rugi laba, kita lihat kok smartfren rugi terus. Nah, pada kuartal I kemarin, untuk pertama kali selama kami menjalankan usaha ini memang masa pertumbuhan kami, bahwa kami bertumbuh. Berkat gizi yang baik, kami tumbuh," kata Presiden Direktur PT Smartfren Telecom Tbk, Merza Fachys. Dia berharap tahun 2022 menjadi awal pertumbuhan dan performa positif Smartfren masih terus mencetak laba, sekaligus memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pengguna produk perseroan. Merza mengungkapkan, sejak 2018 hingga 2021, Smartfern masih merugi. Pada 2018, perseroan mencatatkan kerugian sebesar Rp3,53 triliun, kemudian menjadi rugi Rp2,19 triliun pada 2019, lalu menjadi rugi Rp1,50 triliun pada 2020. Pada 2021, kerugian bersih perseroan menjadi Rp 410 miliar. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023