Harga TBS Kelapa Sawit Turun, Petani Biarkan Kebun Tanpa Perawatan
Terus turunnya harga tandan buah segar atau TBS membuat petani kelapa sawit memutuskan untuk tidak mengurus kebunnya sampai harganya membaik. Sebagian petani memilih membiarkan kebunnya tanpa perawatan karena hasil penjualan TBS kelapa sawit tak mampu menutupi biaya perawatan. Hal ini dialami Andi Triyono, petani kelapa sawit di kawasan Muara Padang, Banyuasin, Sumsel. Sudah tiga bulan terakhir dia tak merawat 1 hektar kebun sawitnya. Sudah dua bulan terakhir harga TBS di tempat Andi sekitar Rp 500-Rp 700 per kg. Harga turun bertahap. Sebelum kebijakan larangan ekspor CPO dikeluarkan, harga TBS sempat menyentuh Rp 3.500 per kg.
Begitu pemerintah pusat melarang ekspor CPO untuk menurunkan harga minyak goreng, harga TBS langsung terjerembap ke Rp 1.500 per kg dan kini jadi Rp 700 per kg. Andi pun tak mampu lagi merawat kebunnya karena hasil penjualan TBS jauh lebih rendah dari biaya pupuk dan herbisida. Di Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng harga TBS petani swadaya anjlok hingga Rp 350 per kg. Adapun di Kabupaten Kotawaringin Timur, harganya Rp 800 per kg sejak lima minggu lalu. (Yoga)
Tags :
#SawitPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023