SUBSIDI ENERGI, Hari Pertama Uji Coba, Warga Antusias Daftar
Roy Suwarno (55), seorang pengendara, menyempatkan diri singgah di gerai informasi yang ada di salah satu sudut SPBU Politeknik di bilangan Kairagi Dua, Manado untuk menanyakan mekanisme pendaftaran. Ia baru tahu bahwa pendaftaran pada Sistem Subsidi Tepat MyPertamina hanya untuk mencatat data pribadi pemilik, pengendara, dan data kendaraan. Data itu kemudian akan tersimpan dalam sebuah kode respons cepat (QR code) yang bisa ditempel di kaca depan mobil. Sekretaris Organda Sulut Terry Umboh menilai, penerapan pendaftaran ini bisa memberantas penimbun BBM. Kendati begitu, ia berharap pemilik dan pengemudi angkutan umum berpelat nomor polisi kuning dibebaskan dari kewajiban mendaftar karena sudah jelas-jelas berhak mendapatkan subsidi.
Reno (39), pengemudi angkutan kota (angkot) jurusan Caringin-Sadang Serang, Bandung, menunggu pengusaha angkotnya untuk mendaftarkan kendaraannya. Ia berharap, dengan adanya pendaftaran ini, pengemudi angkot bisa dipastikan mendapatkan bahan bakar subsidi berjenis pertalite. Sementara itu, di Sumbar, uji coba pendaftaran pengguna BBM bersubsidi dilakukan di empat SPBU selama Juli 2022. Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pihaknya akan berupaya maksimal agar subsidi yang dialokasikan pemerintah untuk BBM dan LPG dalam APBN 2022 dapat lebih optimal pemanfaatannya bagi masyarakat yang membutuhkan dan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023