Perbaikan Sistem Pertahanan Kolektif Dorong Anggota Beli Senjata Baru
Rencana perkuatan sistem pertahanan NATO di sisi timur Eropa, yang akan menjadi tembok tebal pemisah kekuatan negara-negara Barat dan Rusia, telah memancing sejumlah negara untuk bersikap waspada. Pemerintah Yunani telah mengirim surat permintaan (LoR) kepada Pemerintah AS untuk membeli satu skuadron jet tempur siluman tercanggih, F-35. Pemerintah Yunani juga berharap bisa memperoleh opsi pembelian satu skuadron pesawat yang sama seusai paket pertama selesai. PM Yunani Kyriakos Mitsotakis, di sela-sela KTT NATO di Madrid, Kamis (30/6) mengonfirmasi rencana tahap pertama pembelian satu skuadron jet tempur F-35 produksi Lockheed Martin itu.
Turki mendapat angin segar setelah keputusan Presiden Recep Tayyip Erdogan memberikan lampu hijau keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO. Presiden AS Joe Biden menyatakan, AS harus melanjutkan penjualan pesawat tempur F-16 kepada Turki. Terrence Guay, profesor bidang bisnis internasional dan Direktur Pusat Studi Bisnis Global Universitas Penn State, AS, dikutip dari laman The Conversation, mengatakan, industri persenjataan AS dipastikan akan mendominasi industri persenjataan dan perlengkapan militer global pascaperang Ukraina setidaknya selama beberapa tahun ke depan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023