Hingga Mei 2022 Konsumsi Semen Dalam Negeri Hanya Naik 2%
Kondisi persemenan pada bulan Januari sampai dengan Mei 2022 kurang menguntungkan bagi industri semen, dimana belum ada peningkatan konsumsi semen yang optimal. Hingga lima bulan pertama tahun ini, konsumsi dalam negeri tercatat hanya naik 2%, sementara untuk ekspor anjlok hingga 28%. "Sementara pada lima bulan pertama tahun ini diharapkan bisa naik di atas 5%, namun ternyata tidak seperti yang diharapkan yakni hanya naik 2%. Meski demikian, kami yakin setelah mulai bulan Juni ini sudah mulai bergerak naik bisa menutup kekurangan tersebut," kata Ketua Umum Assosiasi Semen Indonesia (ASI) Widodo Santoso. Dari jumlah tersebut, total penjualan dalam negeri dan ekspor sampai Mei tercatat sebesar 27,1 juta ton atau menurun 7,2%. "Disini terlihat pengaruh turunnya ekspor terhadap total penjualan industri semen yang tentunya akan menurunkan performance kinerja perusahaan," kata Widodo. (Yetede)
Tags :
#Perlambatan EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023