Diapresiasi Keputusan BI Mempertahankan Suku Bunga
Berbeda dengan kebijakan Bank Sentral AS yang agresif menaikkan suku bunga acuan, Bank Indonesia (BI), Kamis (23/06) mempertahankan BI 7-Day reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,5%. Dengan demikian, sudah 16 bulan berturut-turut BI mempertahankan bunga acuan di level terendah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan bank sentral mendapat apresiasi dari berbagai pihak, khususnya para bankir, pelaku pasar modal, dan pengusaha. Keputusan BI mempertahankan suku bunga tidak menimbulkan instabilitas di pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah menguat tipis, 0,25%, ke level Rp 14.826 per dolar AS. Indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 0,20% ke level 6.998. Meski di investasi portofolio terjadi sedikit capital outflow, secara umum aliran modal asing yang masuk Indonesia jauh lebih besar akibat tingginya foreign direct investment (FDI). (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023