BI Dalam Posisi Sulit untuk Mempertahankan Bunga Acuan
Bank Indonesia (BI) saat ini dalam posisi sulit untuk terus mempertahankan suku bunga acuan BI-7 Day Reserve Repo Rate (BI7DRR)) dilevel 3,5% guna menjaga momentum pemulihan ekonomi dari tekanan akibat pandemi. Tren kebijakan moneter ketat yang dilakukan negara-negara maju, terutama oleh The Fed yang pekan lalu menaikkan Fade Fun rate (FFR) hingga 75 habis poin (bps) menjadi 1,5%-1,75%, telah menggerus cukup tebal nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah yang pada 3 Juni 2022 masih berada di level Rp 14.431 per dolar AS, pada Senin (20/6) tercatat diposisi Rp14.836 atau mengalami depresiasi hingga 2,8%. Namun, bila pelemahan rupiah itu terus berlanjut dan tak terkendali hingga menembus Rp15.000 per dolar AS karena BI telat meresponsnya dengan menaikkan B17DRR, hal itu bisa menjadi tekanan bagi perekonomian nasional dari sisi eksternal. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023