Hantu Resesi Jatuhkan Dow Jones ke Bawah 30.000
Indeks saham Dow Jones tadinya reli pada perdagangan Rabu (15/6) setelah Teh Fed menaikkan suku bunga acuan 75 basis poin kisaran 1,5%-1,75%. Penaikan terbesar sejak 1994 itu menandai serbuan terbesar The Fed untuk memerangi lonjakan inflasi. Namun pendekatan yang lebih agresif itu, kini dikhawatirkan menjatuhkan ekonomi Amerika Serikat ke jurang resesi, sehingga Dow Jones anjlok 700 poin lebih pada pada Kamis (16/6), ke level terendah dalam setahun lebih hingga di bawah 30.000.
"The Fed menanggung beban yang sangat buruk sekali saat ini dan saya pikir para investor serta pasar kehilangan kepercayaan bahwa The Fed mampu melakukannya," ujar Ryan Detrick, kepala strategi pasar LPL Financial, seperti dikutip CNBC. Indeks Dow Jones pada Kamis berada di level 30.000 untuk pertama kalinya sejak 4 Januari 2021.
Setelah untuk pertama kalinya menembus level tersebut pada November 2020. Saat menembus level 30.000, Dow berada 60% lebih diatas level terendah masa pandemi saat itu. Meski 30.000 tidak lantas merupakan level teknikal bagi Dow, ambang sebesar 1.000 poin itu dipandang banyak pihak di Wall Street sebagai level psikologis kunci bagi pasar. (Yetede)
Tags :
#USAPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023