;

Sampah Elektronik Bernilai Tinggi

Ekonomi Yoga 16 Jun 2022 Kompas
Sampah
Elektronik
Bernilai Tinggi

Pengelolaan sampah elektronik masih menjadi permasalahan sampah di Indonesia. Apabila sampah elektronik dikelola baik, selain mengatasi permasalahan lingkungan, juga mendatangkan manfaat ekonomi. Nilai dari optimalisasi daur ulang sampah elektronik di Indonesia diperkirakan mencapai 1,8 miliar USD. Potensi ini diperoleh dari hasil studi Aulia Qisthi, kandidat doktor University of Technology Melbourne bidang pengelolaan limbah elektronik. Studi ini juga telah terbit di Journal of Cleaner Production, Agustus 2020. Aulia memperkirakan nilai potensi ekonomi dari daur ulang sampah  elektronik diIndonesia lebih besar dari hasil studi tersebut. Sebab, studi itu hanya menghitung sampah elektronik berupa ponsel, tablet, komputer, dan laptop.

”Pada 2020 setidaknya terdapat potensi daur ulang 12,5 ton tembaga, 119 ton perak, 21 ton emas, 54 ton paladium, dan 10 ton platinum. Potensi ekonomi ini mencapai 1,8 miliar USD,” ujar Aulia dalam seminar bertajuk ”Sampah Elektronik:  Peluang, Tantangan, dan Nilai Ekonomi”, Rabu (15/6). Selain potensi ekonomi, pengelolaan sampah elektronik juga dapat mengurangi emisi karbon. Aulia mencatat, daur ulang sampah elektronik sebanyak 1 ton dapat mengurangi penambangan logam di alam sehingga berkontribusi juga pada penurunan sebanyak 1.400 ton emisi karbon. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :