;

Pangkal Kejanggalan Investasi Telkomsel

Ekonomi Yuniati Turjandini 12 Jun 2022 Tempo (H)
Pangkal Kejanggalan Investasi Telkomsel

Ribut-ribut tentang investasi Group Telkom di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) sebulan terakhir dipicu oleh laporan keuangan triwulan I 2022 PT Telkom Indonesia (persero) Tbk yang dipublikasikan pada awal Mei lalu. TLKM-kode emiten Telkom- mencatat adanya kerugian yang  belum direalisasi senilai Rp 882 miliar. Kerugian itu bersumber dari penyertaan  modal anak perusahaan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa- bendera Gojek sebelum merger dengan PT Tokopedia menjadi GoTo pada 18 Mei 2021. 

Investasi Telkomsel dimulai pada 16  November 2020.Kala itu, perseroan mengucurkan modal sebesar US$ 150 juta atau senilai Rp2,11 triliun kepada Gojek dalam bentuk surat utang yang dikonversi menjadi saham alias  convertible bond. Dalam perjanjian, Telkomsel juga berhak menggunakan opsi ini dengan gelontoran dana senilai Rp4,29 triliun, sehari setelah GoTo lahir. Semula dalam laporan keuangan 2021, Telkom mencatat keuntungan belum direalisasi sebesar Rp2,49 triliun sebagai hasil dari penyertaan jangka panjang Telkomsel di GoTo. Masalahnya, dalam laporan keuangan triwulan I 2022 Telkom, nilai wajar saham GoTo menyusut menjadi tinggal Rp338 per saham (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :