Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI
Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 menjadi 5,1% atau turun 0,1% dari proyeksi sebelumnya 5,2%. Akan tetapi, proyeksi tersebut masih berada dalam target pemerintah berkisar 4,8-5,5%. Dalam laporan Global Economic Prospect (GEP) Juni 2022 disebutkan, perekonomian Indonesia akan mendapat dorongan dari kenaikan harga komoditas. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dagang Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu. "Selain menjadi salah satu dari sedikit negara yang dapat mengembalikan output ke level prapandemi sejak 2021. Kinerja ekonomi domestik tahun ini juga terus menguat, antara lain didukung situasi pandemi yang terus terkendali," ucap Febrio, Rabu (/6). APBN, kata Febrio, juga akan terus diarahkan menjadi instrumen penting untuk merespon dinamika ekonomi yang terjadi, termasuk menjadi peredam tekanan. Ditengah meningkatnya resiko global, APBN akan terus diarahkan untuk melindung daya beli masyarakat, khususnya kelompok yang rentan, dan menjaga pemulihan ekonomi. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023