;

TEKNOLOGI NIRKABEL : PERLU KOLABORASI 5G BAGI INDUSTRI

Teknologi Hairul Rizal 08 Jun 2022 Bisnis Indonesia
TEKNOLOGI NIRKABEL : PERLU KOLABORASI 5G BAGI INDUSTRI

Pemerintah memperkirakan teknologi nirkabel generasi kelima atau 5G bisa menjadi solusi dalam memacu produktivitas industri manufaktur. Namun, dalam menghadirkan 5G di Indonesia masih cukup menantang sehingga perlu kolaborasi berbagai pihak. Direktur Telekomunikasi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Aju Widya Sari mengatakan teknologi nirkabel generasi kelima atau 5G memiliki latensi rendah yang mendukung penggunaan internet of things (IoT) dan robotika dengan kontrol penuh oleh industri. Dia menjelaskan sektor industri khususnya di era 4.0 membutuhkan teknologi 5G dengan dukungan private network atau jaringan khusus. Oleh karena itu, Kemenkominfo mendukung teknologi 5G melalui penyiapan konektivitas melalui Palapa Ring. Industri yang membutuhkan 5G adalah mobile broadband yang memerlukan internet kecepatan tinggi. Selanjutnya, teknologi 5G dibutuhkan kawasan industri, pabrikasi, manufaktur, hingga pertambangan yang pasti dalam prosesnya membutuhkan teknologi.

Dalam kesempatan yang sama, Country Director Qualcomm Indonesia Shannedy Ong menyatakan teknologi 5G berpotensi mendukung sektor industri manufaktur dan kota pintar (smart city) di Indonesia. “Kata kuncinya adalah kolaborasi. Itu sangat penting sekali untuk mewujudkan kehadiran 5G baik dari sisi pemerintah, operator, hingga teknologi enabler,” tuturnya. Sementara itu, VP Network Architecture and Design Telkomsel Marfani menyatakan ada sejumlah tantangan dalam menghadirkan teknologi 5G private network di sektor industri. Menurutnya, tantangan yang mungkin muncul adalah Indonesia yang belum cukup siap secara ekosistem untuk mengadopsi teknologi 5G

Download Aplikasi Labirin :