UMKM Melejit lewat Digitalisasi dan Dukungan
Daya saing dan inovasi ekonomi digital UMKM berkembang. Meski begitu, perlu dorongan banyak pihak demi peningkatan kontribusi pelaku usaha di masa pemulihan ekonomi saat ini seiring perannya yang signifikan menciptakan lapangan kerja. Berdasarkan data Kemenkop dan UKM, 19 juta UMKM terhubung ekosistem digital, tumbuh 100 % sejak sebelum pandemi Covid-19. ”Targetnya menjadi 30 juta pada 2024,” kata Menkop dan UKM Teten Masduki dalam Bincang Kompas bertema ”Inovasi UMKM dan Ekosistem Digital untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi” di Hotel Kampi, Surabaya, Jatim, Selasa (7/6).
”Tahun ini ditargetkan 1 juta produk UMKM masuk sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik atau e-katalog. Saat ini sudah 326.990 produk. Pemerintah terus mengawal program 40 % pengadaan barang dan jasa bagi produk UMKM,” ujar Teten. Strategi lain, pemerintah pusat membangun kemitraan usaha besar dan kecil, baik bersama BUMN maupun swasta, sehingga UMKM menjadi rantai pasok industri nasional. Belajar dari Jepang, Vietnam, dan Korsel, pelaku UMKM satu paket dengan ekosistem pengembangan usaha. Teten pun mengapresiasi peran Sampoerna Entrepreneurship Training Center mendampingi ribuan UMKM di lebih dari 70 kota dengan mendirikan pusat pelatihan kewirausahaan terpadu pada 2007. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023