PRODUKSI KOMODITAS TAMBANG : Pengusaha Waspadai Cuaca
Pelaku usaha batu bara mewaspadai dampak cuaca kemarau basah di tahun ini terhadap produktivitas pertambangan di lapangan. Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) menyebut cuaca memang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi produksi batu bara di dalam negeri. Pasalnya, kegiatan produksi batu bara di wilayah kerja pertambangan akan dihentikan saat hujan turun untuk keamanan bekerja. “Faktor cuaca tentu saja berpengaruh terhadap aktivitas pertambangan. Akan tetapi, berapa besar dampaknya, kami belum tahu karena perlu pembanding data secara tahunan untuk melihat naik dan turunnya produksi,” kata Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia, Minggu (5/6). Berdasarkan Minerba One Data Indonesia, produksi batu bara secara year-to-date (YtD) mencapai 246,26 juta ton, atau sekitar 37,14% dari target sebanyak 663 juta ton di sepanjang tahun ini. Sementara itu, Plh. Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA) Djoko Widajatno memperkirakan produksi komoditas tambang di Tanah Air tahun ini akan terganggu oleh masalah cuaca.
Tags :
#PertambanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023