ERA APBN TANPA COVID
Pemerintah mulai melakukan normalisasi fiskal pada tahun depan dengan memangkas alokasi belanja kesehatan termasuk untuk penanganan Covid-19. Alokasi belanja untuk kesehatan sebesar Rp255,4 triliun di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 dipangkas menjadi Rp153,8 triliun—Rp209,9 triliun pada tahun depan. Adapun belanja penanganan pandemi Covid-19 turun cukup tajam hingga mendekati Rp0. Selain itu, pada tahun depan pemerintah juga tidak lagi meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagaimana yang dilakukan pada 3 tahun terakhir. Namun demikian, Anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Kebijakan Moneter dan Jasa Keuangan Ajib Hamdani menilai efektifitas dari APBN tanpa Covid-19 pada tahun depan amat bergantung pada kinerja tahun ini. Dia menilai kunci dari normalisasi fiskal 2023 ada pada konsistensi pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Ketika pertumbuhan ekonomi secara agregat terjaga di atas 5,5%, ekonomi tahun depan akan menemukan momentum untuk terus bertumbuh.
Tags :
#APBNPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023