;

Antusiasme dan Harapan Berpacu di Jakarta E-Prix

Antusiasme dan Harapan
Berpacu di Jakarta E-Prix

Sempat diwarnai pro dan kontra, balapan Formula E di Sirkuit Internasional Jakarta E-Prix (JIEC) akan digelar Sabtu (4/6) ini. Kejuaraan dunia balap mobil listrik terkemuka sejagat itu menjadi simbol kebangkitan Indonesia dari pandemi dan krisis yang sempat membuat balapan internasional mati suri. 22 pembalap, sebagian jebolan Formula 1, akan beradu cepat di JIEC mulai pagi ini. Jakarta menggantikan Cape Town, Afsel, yang batal menggelar balapan Formula E seri kesembilan musim 2021-2022 akibat pandemi Covid-19. Meskipun belum pernah diuji coba sebelumnya, trek yang dibangun selama dua bulan itu dianggap siap untuk menggelar balapan mobil formula pertama di Tanah Air dalam 16 tahun terakhir atau sejak Grand Prix A1 di Sentul, 2006.

”Jakarta telah siap. Momen (balapan) ini telah kami nanti nantikan sejak 2019,” ungkap Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo, Jumat (3/6). Hal serupa disampaikan Ketua Penyelenggara Jakarta E-Prix 2022 Ahmad Sahroni. ”Semua, sejauh ini, sudah siap. Kurangnya tinggal pelaksanaannya besok,” tutur Sahroni. Menurut panitia, antusiasme warga menonton balapan kelas dunia itu sangatlah tinggi. Tiket menonton balapan telah ludes terjual sejak beberapa hari lalu. Sebagian pembeli tiket bahkan warga asing. ”Ini balapan mobil dengan semangat keberlanjutan lingkungan hidup. Karena itu, efeknya bukan hanya ekonomis, melainkan juga ekologis,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies berharap kehadiran Formula E bisa memopulerkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air, khususnya Jakarta. Ia berkata, efek rumah kaca di DKI akan dikurangi 30 % pada 2030. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :