PENYERAPAN ANGGARAN DAERAH : BERPACU JELANG TENGGAT WAKTU
Lebih kurang 30 hari jelang penutupan kinerja Semester I/2022, tetapi penyerapan anggaran belanja di sejumlah daerah masih jauh dari harapan. Selain percepatan, pemerintah daerah juga perlu menyusun strategi terkait belanja produk lokal jelang penutupan paruh pertama tahun ini.
Dalam catatan Bisnis, hingga akhir April 2022, sejumlah daerah masih menorehkan penyerapan anggaran belanja pemerintah pusat sekitar 30%. Kendati, realisasi itu dinilai masih on the track. Di Sulawesi Selatan misalnya. Pada periode Januari hingga April 2022, belanja negara di wilayah tersebut terealisasi 29,66% atau sebesar Rp14,49 triliun dari pagu Rp48,85 triliun. Humas Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Selatan Asep Setiawan memerinci, belanja pemerintah pusat terealisasi 24,54%, yaitu sebesar Rp4,75 triliun dari pagu sebesar Rp19,36 triliun.
Sementara itu, transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) terealisasi sebesar 33,02%. Dari pagu sebesar Rp29,49 triliun, terealisasi Rp9,74 triliun. “Kinerja penyerapan bulan-bulan berikutnya diharapkan semakin baik seiring dengan akselerasi penyaluran TKDD, pelaksanaan berbagai program pada satker dan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang dialokasikan di DIPA Satker K/L,” ungkap Asep, Senin (30/5).
Tak hanya Sulawesi Selatan, tren penyerapan positif juga terjadi di Nusa Tenggara Barat. Kepala Kanwil DJPb NTB Sudarmanto menjelaskan, hingga 30 April 2022, belanja negara di NTB sudah mencapai 27% dari realisasi APBN yang dianggarkan.
Tags :
#APBDPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023