Waspada Kegagalan Investasi di Perusahaan BUMN
Amblasnya saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau saham GOTO menambah daftar kegagalan investasi yang dilakukan perusahaan BUMN. Padahal investasi yang dibuat BUMN seharusnya dilakukan secara hati-hati serta melihat aspek governance, yaitu pengawasan, pengendalian dan pemeriksaan secara ketat. Peneliti BUMN dari Research Group Universitas Indonesia, Toto Pranoto, mengatakan, di setiap BUMN , terdapat komite investasi yang melibatkan direksi maupun komisaris. Arus keputusan harus merunut pada prosedur standar investasi tersebut. Toto menilai, jika sampai terjadi investasi serampangan, berarti komite dan pengawas dewan komisaris tidak berjalan secara efektif. Atau eksekutif (direksi) terlalu powerfull sehingga pengawasan dewan komisaris dan investasi kemudian diabaikan. ujar dia, kemarin. Dalam kasus GOTO, kerugian di pasar saham ditengarai terjadi karena kecenderungan harga saham teknologi dunia yang tengah meredup. Hal ini,menurut dia, tak terlepas karena keuangan banyak perusahaan teknologi yang tidak sesuai dengan harapan kepercayaan investor menurun. (Yetede)
Tags :
#Perlambatan EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023