Lawatan Minus Perolehan
Sejumlah organisasi masyarakat sipil mengkritik anggota DPR yang kerap berkunjung keluar negeri tanpa hasil. Indikasinya, kata peneliti senior Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, tidak ada publikasi dan laporan kerja setelah lawatan dalam tiga tahun terakhir. "Jadi, terkesan pelesiran karena mereka memiliki jatah rutin perjalanan keluar negeri ujar Roy kepada Tempo, kemarin. Menurut Roy, DPR hampir tidak pernah mempublikasikan hasil kunjungan keluar negeri maupun manfaatnya terhadap produk legilslasi dan pengawasan. Sebaliknya, setiap perjalanan dinas luar negeri lebih banyak tertutup. Publik tak tahu alasan pemilihan negara tujuan, juga besaran uang negara yang dihabiskan para wakil rakyat itu. Kunjungan kerja luar negeri menjadi persoalan setelah Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR bertolak ke Turki pada 18 Mei lalu. Mereka hendak membandingkan protokoler dan penghasilan parlemen Turki dan Indonesia. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023