;

Pusat Perbelanjaan, Tujuan Wisata Keluarga

Pusat Perbelanjaan, Tujuan Wisata Keluarga

Seiring perkembangan zaman, pusat perbelanjaan atau mal kini tak sekadar sebagai tempat tujuan berbelanja, tetapi sudah bergeser menjadi tempat mencari hiburan, menyalurkan hobi, bahkan rekreasi untuk keluarga. Pembangunan mal di kota-kota besar pun mulai mengusung konsep mal keluarga untuk memenuhi kebutuhan sosial masyarakat modern. Tak ayal, pada libur Lebaran yang lalu tak hanya tempat wisata yang ramai, mal-mal di sejumlah daerah pun menjadi tempat favorit yang dikunjungi warga dan pemudik untuk sekadar hangout ataupun rekreasi bersama keluarga. Bagi sebagian keluarga, mengunjungi mal bisa menjadi kegiatan wisata tersendiri. Tingginya pergerakan masyarakat ke pusat-pusat perbelanjaan saat libur Lebaran terlihat dari pantauan mobilitas penduduk (mobility index) Google yang mulai meningkat satu minggu jelang Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah. Pada minggu terakhir Ramadhan, masyarakat berbondong-bondong ke mal untuk berbelanja kebutuhan Lebaran, seperti membeli baju baru, sepatu baru, juga kebutuhan lain untuk berlebaran. Peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tersebut membuat kinerja penjualan ritel atau eceran April 2022 meningkat secara bulanan, tecermin dari Indeks Penjualan Riil April 2022 hasil Survei Penjualan Eceran BI yang tercatat sebesar 219,3 atau secara bulanan tumbuh 6,8 % dibandingkan Maret 2022 sebesar 205,3. Peningkatan terjadi pada sebagian besar kelompok, terutama kelompok peralatan informasi dan komunikasi, makanan, minuman dan tembakau, serta subkelompok sandang (meningkat 6,1 %).

Animo masyarakat menjadikan mal sebagai tujuan wisata keluarga memicu munculnya konsep-konsep baru pembangunan mal yang mengikuti tren kekinian. Para pengelola mal melakukan renovasi dan perubahan konsep agar menarik lebih banyak pengunjung menghabiskan waktu di mal untuk mencari hiburan atau rekreasi bersama keluarga. Transformasi pun dilakukan sejumlah pusat perbelanjaan yang mengubah konsep one stop shopping menjadi family mall dengan memperbanyak ruang-ruang untuk rekreasi keluarga, baik dalam ruang maupun luar ruang. Mal Neo Soho, Jakarta Barat, misalnya, menjadi living planet indoor terbesar di Indonesia karena terdapat wisata Jakarta Aquarium dan Safari di dalamnya. Obyek wisata bawah laut di dalam mal yang sangat menarik, edukatif, dan instagrammable. Sky Rink Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, salah satu arena seluncuran es terluas di Asia Tenggara, juga menjadi pilihan bagi keluarga berekreasi. Kemudian ada KidZania, yaitu wahana bermain sekaligus edukasi bagi anak-anak, di Jakarta dan Surabaya. Konsep wisata salju buatan di dalam mal yang ada di Transmart Mall Bekasi juga menjadi destinasi wisata yang menarik. Terbaru adalah transformasi yang dilakukan Sarinah, pusat perbelanjaan tertua di Indonesia. Dengan area terbuka yang semakin luas, mal pun bergeser menjadi ruang bagi komunitas, memadukan literasi, kultur, dan produk UMKM. (Yoga)


Tags :
#Isu Lokal
Download Aplikasi Labirin :