SEKTOR KEUANGAN, Konflik Rusia-Ukraina Jadi Sumber Risiko Tertinggi
Ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina menjadi sumber risiko tertinggi yang berpotensi menimbulkan guncangan stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Konflik itu bisa memengaruhi banyak aspek ekonomi mulai dari perdagangan, tingkat inflasi, hingga berujung pada guncangan sistem keuangan yang melemahkan pemulihan ekonomi. Pada diskusi ”Bauran Kebijakan Nasional di Tengah Dinamika Ekonomi Global, Dampak Ketegangan Geopolitik dan Tantangan Scarring Effect”, Jumat (13/5) Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Yati Kurniati mengemukakan, survei yang dilakukan BI pada Maret-April 2022 menempatkan aspek konflik geopolitik pada posisi nomor satu sebagai sumber risiko utama yang rentan mengguncang sistem keuangan. Berikutnya, inflasi dan kenaikan tingkat suku bunga acuan yang dilakukan Bank Sentral AS (The Federal Reserve) berada pada posisi kedua dan ketiga.
Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, kebijakan moneter BI tahun ini fokus pada upaya menjaga kestabilan sistem keuangan. Adapun bauran kebijakan BI lainnya diarahkan untuk mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Ditambahkan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, BI terus berkoordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. (Yoga)
Tags :
#KeuanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023