BERBURU INVESTOR KAKAP DI AS
Presiden Joko Widodo agresif mengundang pebisnis Amerika Serikat untuk menanamkan modal di Indonesia dalam lawatannya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Amerika Serikat-ASEAN. Dalam KTT itu, Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah pengusaha AS a.l. Air Products, Google, Chevron, Boeing, Qualcomm, ConocoPhillips, dan Marriot International. Di Washington DC, Kepala Negara memaparkan kekuatan Indonesia dalam penyediaan bahan baku industri, penyediaan energi hijau, dan ekonomi digital. “Kami memastikan bahwa produksi barang penting akan dihasilkan dari pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Kami mengundang pelaku bisnis Amerika untuk investasi di Indonesia,” tutur Presiden Jokowi, Jumat (13/5).
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi Amerika Serikat pada kuartal I/2022 mencapai US$65,76 juta, dengan jumlah proyek 261. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama 2021 sebesar US$447,10 juta, dengan jumlah proyek 336. Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pertemuan kepala negara dengan beberapa pengusaha sangat produktif dan kembali memunculkan beberapa rencana kerja sama. Dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan CEO Air Product Seifi Ghasemi, misalnya, muncul rencana investasi dari perusahaan petrokimia yang bermarkas di Pennsylvania itu sebesar US$15 miliar. Peluang kerja sama pun terbuka lebar dari sektor energi. PT Pertamina (Persero) dan Chevron New Ventures Pte. Ltd. (Chevron), anak perusahaan Chevron Corporation, menyatakan kerja sama bisnis rendah karbon di Indonesia. Kedua perusahaan migas ini akan mengembangkan teknologi panas bumi model baru (novel geothermal) dan penyeimbangan karbon (carbon offsets).
Tags :
#investor asingPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023