Jalan Aspal Makin Awet dan Kuat Berkat Campuran Sampah Plastik
Dengan teknologi dan pendekatan ramah lingkungan, sampah plastik kini dapat diolah sebagai campuran aspal. Hitungannya, setiap 1 km jalan dengan lebar 7 m, membutuhkan campuran limbah plastik sebanyak 2,5 hingga 5 ton. Dengan estimasi jumlah sampah plastik di Indonesia tahun 2019 mencapai 9,52 juta ton, maka diperkirakan sampah plastik dapat menyumbang kebutuhan jalan sepanjang 190.000 km. Aspal yang dihasilkan juga lebih lengket jika dibandingkan dengan aspal yang tidak menggunakan plastik sebagai campuran.
Teknologi aspal plastik memiliki beberapa kelebihan, yaitu memiliki tingkat perkerasan yang lebih baik, tidak mudah meninggalkan jejak roda kendaraan saat aspal basah dilalui kendaraan, dan daya tahan yang semakin tinggi bila dibandingkan dengan aspal biasa. Penggunaan aspal plastik juga sudah dinyatakan aman dan bebas dari ancaman racun pada plastik.
Tags :
#InfrastrukturPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023