;

Jalan Aspal Makin Awet dan Kuat Berkat Campuran Sampah Plastik

29 Apr 2019 Kontan
Jalan Aspal Makin Awet dan Kuat Berkat Campuran Sampah Plastik

Dengan teknologi dan pendekatan ramah lingkungan, sampah plastik kini dapat diolah sebagai campuran aspal. Hitungannya, setiap 1 km jalan dengan lebar 7 m, membutuhkan campuran limbah plastik sebanyak 2,5 hingga 5 ton. Dengan estimasi jumlah sampah plastik di Indonesia tahun 2019 mencapai 9,52 juta ton, maka diperkirakan sampah plastik dapat menyumbang kebutuhan jalan sepanjang 190.000 km. Aspal yang dihasilkan juga lebih lengket jika dibandingkan dengan aspal yang tidak menggunakan plastik sebagai campuran.

Teknologi aspal plastik memiliki beberapa kelebihan, yaitu memiliki tingkat perkerasan yang lebih baik, tidak mudah meninggalkan jejak roda kendaraan saat aspal basah dilalui kendaraan, dan daya tahan yang semakin tinggi bila dibandingkan dengan aspal biasa. Penggunaan aspal plastik juga sudah dinyatakan aman dan bebas dari ancaman racun pada plastik.

Download Aplikasi Labirin :